Trik & Tips Cek Status Registrasi dan "Unreg" Nomor Kartu SIM Prabayar Yang Paling Jitu

Trik & Tips Cek Status Registrasi dan "Unreg" Nomor Kartu SIM Prabayar  Yang Paling Jitu

JAKARTA, KOMPAS.com — Seiring dengan proses pelaksanaan registrasi ulang kartu SIM prabayar yang digelar pemerintah bersama operator- operator seluler, ada beberapa kendala yang muncul di masyarakat. Misalnya, terjadi kasus Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) ternyata dipakai orang lain untuk mendaftarkan kartu prabayar yang bukan milik sang empunya NIK dan KK. Lalu ada juga pembatasan registrasi sendiri oleh pelanggan, maksimal tiga nomor dari operator seluler yang sama untuk satu pasangan nomor NIK dan KK. Pelanggan bisa mendaftarkan lebih dari tiga nomor, tetapi harus mendatangi gerai operator seluler yang bersangkutan. Wakil Direktur Hutchinson Tri Indonesia M Danny Buldansyah mengatakan, pemerintah dan operator seluler sebenarnya menyediakan cara untuk mengatasi kendala-kendala di atas, antara lain lewat fitur pengecekan status registrasi nomor. Ada juga fasilitas "unreg" untuk membatalkan registrasi salah satu kartu yang sudah didaftarkan apabila pelanggan ingin meregistrasi nomor baru sementara jumlah maksimal tiga nomor sudah tercapai. "Yang penting, nomor yang aktif tidak lebih dari tiga. Kalau di-unreg, kartu tidak akan bisa dipakai lagi," ujar Danny kepada sejumlah wartawan di kantor Hutchinson Tri di Jakarta, Kamis (26/4/2018). Dia menambahkan, rekaman histori pemakaian kartu tetap tersimpan setelah registrasi dibatalkan oleh pelanggan. Hal ini dimaksudkan untuk menekan angka penyalahgunaan kartu, seperti penyebaran SMS spam. Baca juga: Hubungi 3 Nomor Ini Jika NIK Bermasalah saat Registrasi Kartu Prabayar Lalu, bagaimana cara memeriksa status registrasi dan "unreg" nomor kartu prabayar? Simak selengkapnya di bawah ini. Cek Status Registrasi Hutchinson Tri: Kunjungi situs https://registrasi.tri.co.id/ceknomor atau kirim SMS "status" (tanpa tanda kutip) ke nomor 4444. Telkomsel: Kunjungi situs https://telkomsel.com/cek-prepaid, masukkan nomor ponsel dan NIK. XL Axiata/ Axis: Ketikkan kode USSD *123*4444# di aplikasi telepon, lalu tekan "dial". Indosat Ooredoo: Kirim SMS dengan format INFO#No_NIK (INFO# langsung diikuti nomor NIK) atau INFO#MSISDN ke 4444. Smartfren: Kunjungi situs https://my.smartfren.com/check_nik.php , masukkan nomor NIK dan KK. Baca juga : Registrasi Kartu Prabayar Gagal, Apa yang Harus Dilakukan? Unreg nomor Hutchinson Tri: Kunjungi situs https://registrasi.tri.co.id, pilih opsi "UnReg". Telkomsel: Ketikkan kode USSD *444#, lalu tekan "dial" dan pilih opsi "UnReg". XL Axiata/ Axis: Kirim SMS dengan format UNREG# No_hp (UNREG# langsung diikuti nomor ponsel), atau ketik kode USSD *123*4444# di aplikasi telepon dan tekan "dial". Indosat Ooredoo: Kirim SMS dengan format UNPAIR#No_hp# ke 4444. Selain dengan cara-cara di atas, pelanggan juga bisa memeriksa status pendaftaran atau membatalkan registrasi (unreg) dengan mengunjungi gerai operator seluler yang bersangkutan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Cek Status Registrasi dan "Unreg" Nomor Kartu SIM Prabayar ", https://tekno.kompas.com/read/2018/04/27/10320007/cara-cek-status-registrasi-dan-unreg-nomor-kartu-sim-prabayar.
Penulis : Oik Yusuf
Editor : Reza Wahyudi

 Seiring dengan proses pelaksanaan registrasi ulang kartu SIM prabayar yang digelar pemerintah bersama operator- operator seluler, ada beberapa kendala yang muncul di masyarakat. Misalnya, terjadi kasus Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) ternyata dipakai orang lain untuk mendaftarkan kartu prabayar yang bukan milik sang empunya NIK dan KK. Lalu ada juga pembatasan registrasi sendiri oleh pelanggan, maksimal tiga nomor dari operator seluler yang sama untuk satu pasangan nomor NIK dan KK. 

 

 Pelanggan bisa mendaftarkan lebih dari tiga nomor, tetapi harus mendatangi gerai operator seluler yang bersangkutan. Wakil Direktur Hutchinson Tri Indonesia M Danny Buldansyah mengatakan, pemerintah dan operator seluler sebenarnya menyediakan cara untuk mengatasi kendala-kendala di atas, antara lain lewat fitur pengecekan status registrasi nomor. Ada juga fasilitas "unreg" untuk membatalkan registrasi salah satu kartu yang sudah didaftarkan apabila pelanggan ingin meregistrasi nomor baru sementara jumlah maksimal tiga nomor sudah tercapai. "Yang penting, nomor yang aktif tidak lebih dari tiga. Kalau di-unreg, kartu tidak akan bisa dipakai lagi," ujar Danny kepada sejumlah wartawan di kantor Hutchinson Tri di Jakarta, Kamis (26/4/2018). Dia menambahkan, rekaman histori pemakaian kartu tetap tersimpan setelah registrasi dibatalkan oleh pelanggan. Hal ini dimaksudkan untuk menekan angka penyalahgunaan kartu, seperti penyebaran SMS spam.bagaimana cara memeriksa status registrasi dan "unreg" nomor kartu prabayar? Simak selengkapnya di bawah ini. Cek Status Registrasi Hutchinson Tri: Kunjungi situs https://registrasi.tri.co.id/cek nomor atau kirim SMS "status" (tanpa tanda kutip) ke nomor 4444. Telkomsel: Kunjungi situs https://telkomsel.com/cek-prepaid, masukkan nomor ponsel dan NIK. XL Axiata/ Axis: Ketikkan kode USSD *123*4444# di aplikasi telepon, lalu tekan "dial". Indosat Ooredoo: Kirim SMS dengan format INFO#No_NIK (INFO# langsung diikuti nomor NIK) atau INFO#MSISDN ke 4444. Smartfren: Kunjungi situs https://my.smartfren.com/check_nik.php , masukkan nomor NIK dan KK. Unreg nomor Hutchinson Tri: Kunjungi situs https://registrasi.tri.co.id, pilih opsi "UnReg". Telkomsel: Ketikkan kode USSD *444#, lalu tekan "dial" dan pilih opsi "UnReg". XL Axiata/ Axis: Kirim SMS dengan format UNREG# No_hp (UNREG# langsung diikuti nomor ponsel), atau ketik kode USSD *123*4444# di aplikasi telepon dan tekan "dial". Indosat Ooredoo: Kirim SMS dengan format UNPAIR#No_hp# ke 4444. Selain dengan cara-cara di atas, pelanggan juga bisa memeriksa status pendaftaran atau membatalkan registrasi (unreg) dengan mengunjungi gerai operator seluler yang bersangkutan.

https://tekno.kompas.com/read/2018/04/27/10320007/cara-cek-status-registrasi-dan-unreg-nomor-kartu-sim-prabayar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel